Husnudzon Billah vs Su’udzon

4 Sep 2011

Husnudzon billah” alias “Bersangka Baik pada Allah“, lawan katanya “su’udzon” alias “berburuk sangka pada-Nya“. Ya, demikianlah yang terjadi dan disabdakan Rasulullah SAW ; Tuhan beserta persangkaanmu..Jika kita bersangka baik pada-Nya itulah yang akan kita dapatkan yaitu hasil yang baik, namun bila kita bersangka jelek pada-Nya, hasil itulah yang kita dapatkan juga hasil yang jelek. Sama-sama “bersangka”nya tentu lebih baik kita “bersangka baik”, setuju..? ya apa iya…? “Kita adalah apa yang kita pikirkan” kira-kira seperti itulah bahasa sederhananya. Kalau kita yakin dan berhusnudzon billah akan “sukses”, insyaAllah Tuhan akan memberikan anugrah keSUKSESan, karena energi positip ke arah sukses kita kerahkan dengan segenap kemampuan (tentunya ikhtiar yang dibarengi doa, shodaqoh dan zakat). Dan, walaupun kita powerfull penuh keyakinan, jangan lupa, jangan uzub/takabur, biasakan kata “InsyaAllah”..”INSYAALLAH SUKSES” bukan “PASTI SUKSES”, karena kepastian hanyalah milik-Nya. Sebaliknya,mastermind yang sudah under estimate dari awal, misal: saya tidak mampu! saya tidak bisa! saya ragu akan berhasil! tidak mungkin saya bisa sukses! saya tidak yakin jadi “orang” (memangnya sekarang masih 1/2 jadi orang gitu?atau masih jadi mahluk jadi-jadian belum jadi orang?ah, Anda sudah mafhum tentunya)he.. :-) Maka, definisi negatif/prasangka jelek hasil ciptaan kita sendiri itulah yang akan diberikan/dituruti Allah kepada kita. Yang bisa merubah prasangka jelek dengan prasangka baik, tergantung kita sendiri, dan kita bisa memulainya dari sekarang, bukankah : “Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, kecuali dia sendiri yang merubahnya”, dan ” tidak ada yang bisa merubah takdir kecuali do’a”…. Mari kita berusaha dan berdo’a untuk kesuksesan dunia & akhirat. Just share, especially for me & you….


TAGS Husnudzon Billah


-

Author

Follow Me